Legal Power of Testament Act as Authentic Deed in The Indonesian and Malaysian Law System

Authors

  • Izzah Afkarina Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Ahmad Subhan dan Rekan, Jember, Indonesia

Keywords:

testament, authentic deed, legal system, Indonesia, Malaysia

Abstract

The Testament is a letter that contains a person's statement about what they want on assets after they die. In principle, in civil matters in the Indonesian legal system (Civil Law), written evidence is prioritized evidenceor the highest evidence than others. In contrast to Malaysia (Common Law), in the law of proof, it uses a jury system. Legal issues are determined by the judge and the facts are determined by the jury. From the explanation above, the Testament deed doesn’t have to do because the heirs are entitled on the inheritance of the property. Based on the description above, it needs to further examine “The Comparison of the Testament Deed Law as an authentic deed of Law in the Legal System in Indonesia and Malaysia”. The method used in this research is Qualitative Method, using Normative Law research. The results showed that (1) The Testament Regulation in the legal system in Indonesia and Malaysia is still pluralism of law; (2) The legal force of the Testament Deed and the legal consequences are both perfect proof in the Court if it fits its the procedures and provisions; (3) The Implementation of Testament Deeds in the legal system of the Indonesian and Malaysia, both can be done in writing, verbally or signal and it is witnessed with two witnesses.

References

Ali, Achmad, 2009, Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan teori peradilan (judicialprudence) termasuk interpretasi Undang-Undang (Legisprudence), Jakarta: Kencana Media Group, Cet. I

Ali, Achmad dan Heryani, Wiwie. 2012. Asas-Asas Hukum Pembuktian Perdata (Jakarta: Kencana)

Ali, Zainuddin. 2006. Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, Cet. 1

Adjie, Habib. 2008. Hukum Notaris Indonesia tafsir tematik terhadap UU No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, Bandung: PT. Refika Aditama, Cet. I

Amiruddin & Asikin, Zainal. 2013. Pengantar Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Rajawali Press

Al Juzairi, Abdurrahman. T.t., Terj. Fiqih Empat Madzhab Jilid 4, t.tp: Pustaka Al-Kautsar

Az-Zuhaili,Wahbah. T.t., Terj.Fiqih Islam wa Adillatuhu,, t.tp: Darul Fikir

Departemen Agama RI. 1993. Al Quran dan Tafsirnya, Semarang: PT. Citra Effhar

Djamali, R. Abdoel. 2003. Pengantar Hukum di Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, Cet. VIII

Glasse, Cyril, 1999, The Concise Encyclopedia of Islam diterjemahkan oleh Ghuffron A. Mas’adi dengan judul Ensiklopedi Islam, Cet. Ke- 2, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Harahap, M. Yahya. 2016. Hukum Acara Perdata tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian dan Putusan Pengadilan, Jakarta: Sinar Grafika

IAIN, 2018, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Pascasarjana IAIN Jember, Jember: IAIN Jember Press

Ishaq. 2018. Dasar-Dasar Ilmu Hukum, Cet. 2, Jakarta: Sinar Grafika

Marzuki, Peter Mahmud. 2008. Penelitian Hukum, Jakarta: Kencana

Mertokusumo, Sudikno. 2003. Mengenal Hukum (Suatu Pengantar), Yogyakarta: Liberty

Mundir, 2013, Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Jember: Stain Jember Press

Praja, Juhaya S. 2011. Teori Hukum dan Aplikasinya Bandung: CV. Pustaka Setia

Rahardjo, Satjipto, 1991. Ilmu Hukum, Bandung: Citra Aditya Bakti

Rahardjo, Satjipto. 2010, Penegakan Hukum Progresif, Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara

Rusd, Ibnu. Terjemah Bidayatul Mujtahid, jilid II, Pustaka Azzam

Sa’adah, Sri Lum’atus. 2013. Pembaharuan Hukum Waris Islam di Indonesia, Jember: STAIN Jember Press

Saebani, Beni Ahmad. 2009. Fiqih Mawaris, Bandung: CV. Pustaka Setia, Cet. I

Samudera, Teguh. 1992. Hukum Pembuktian dalam Acara Perdata, Bandung: ALUMN

Satrio, J. 1992. Hukum Waris, Bandung: ALUMNI

Sjaifurrachman & Adjie, Habib. 2011. Aspek Pertanggungjawaban Notaris dalam Pembuatan Akta, Bandung: CV Mandar Maju

Soekanto, Soerjono. 1984. Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta:UI Press

Soekanto, Soerjono & R. Otje Salman. 1988. Disiplin Hukum dan Disiplin Sosial (Bahan Bacaan Awal), Jakarta: Rajawali Press

Solikin, Nur , 2014,“Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia”, Jember: STAIN Jember Press

Sutrisno & Harisudin, M. Noor. 2015. Ilmu Ushul Fiqh II, Surabaya : CV. Salsabila Putra Pratama

Wignjosoebroto, Soetandyo. 2002. Hukum Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya, Jakarta: ELSAM dan HUMA

Adam Lukmanto & Munsharif Abdul Chalim, Tinjauan Hukum dan Akibatnya terhadap Wasiat tanpa Akta Notaris ditinjau dari Kompilasi Hukum Islam dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Jurnal Akta Vol. 4. No. 1, Maret 2017

Basar Dikuraisyin, Sistem Hukum dan Peradilan Islam di Malaysia, Vol. 1 No. 3 September 2017

Christin Sasauw, Tinjauan Yuridis tentang Kekuatan Mengikat Suatu Akta Notaris, Lex Privatum, Vol.III/No. 1/Jan-Mar/2015

Dina Alpia Riza, “Implementasi Pelaksanaan Perda Nomor 47 Tahun 2002 Tentang Ketertiban Umum Studi Terhadap Gelandangan Dan Pengemis Di Kota Jambi”, Fakultas Hukum Universitas Srwijaya, Indralaya, 2018

Nasaruddin Umar, “Studi Hukum Perbandingan Sistem Ketatanegaraan Malaysia dan Indonesia” Vol. IX No. 2, Desember 2013

Sofyan Mukhtar, Hukum Pembuktian Inggris (Sekilas pandang perbandingan hukum pembuktian Anglo Saxon dengan hukum pembuktian Eropa Kontinental), 1986

Fatum Abubakar, “Pembaruan Hukum Keluarga: Wasiat untuk ahli waris (Studi komparatif, Tunisia, Syiria, Mesir dan Indonesia)” , Vol. 8, No. 2, Desember 2011

Agus Riyanto, Sistem Hukum & Pengaruhnya terhadap Keputusan Peradilan (Desember 2018), www.business-law.binus.ac.id (19 September 2020)

Ahmad Sarwat, “Wasiat Orang Tua Bertentangan dengan Hukum Waris”, www.rumahfiqih.com (21Desember 2017)

Arief Rachman, “Pembuktian Akta autentik”, www://notarisarief.wordpress.com (03 Januari 2018)

Arum Sutrisni Putri, Pengertian Pemerintah, Beda antara Pemerintah Pusat dan Pemda, www.kompas.com (21 September 2020)

Norman Edwin Elnizar, Yuk, Pahami Konsep Notaris dalam Civil Law dan Common Law Berkaitan erat dengan transaksi keperdataan internasional, www.hukumonline.com (8 Oktober 2017), (17 November 2021)

Vannisa, Profil Negara Indonesia, www.perpustakaan.id (21 September 2019)

Sekretariat Negara RI, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris (UUJN)

Soedharyo Soimin, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer), Jakarta: Sinar Grafika, 1996

Tim Redaksi Nuansa Aulia, Kompilasi HukumIslam (KHI) (Hukum Perkawinan, Kewarisan dan Perwakafan), Bandung: CV.Nuasnsa Aulia, 2015

Enakmen Wasiat Orang Islam (Negeri Sembilan) 2004

Enakmen Wasiat Orang Islam Melaka No. 4 Tahun 2005

Enakmen Wasiat Negeri Selangor No. 4 Tahun 1999

Distribution Act 1958 jo. Amendment Act 1997.

Akta Keterangan Mahkamah Syariah Wilayah-wilayah Persekutuan 1997 (Akta 561)

Akta Keterangan 1950 (Akta 56) yang diguna pakai di mahkamah sivil.

Downloads

Published

2022-12-19

How to Cite

Afkarina, I. (2022). Legal Power of Testament Act as Authentic Deed in The Indonesian and Malaysian Law System. Indonesian Journal of Law and Islamic Law, 4(2), 332–367. Retrieved from https://ijlil.iain-jember.ac.id/index.php/ijl/article/view/238

Issue

Section

Articles