KEPATUHAN PEJABAT TATA USAHA NEGARA TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA BERDASARKAN ASAS-ASAS PEMERINTAHAN YANG BAIK

Authors

  • Basuki Kurniawan Fakultas Syariah IAIN Jember
  • Sholikul Hadi Fakultas Syariah IAIN Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/ijl.v1i2.96

Keywords:

The Obedience Of Administrative Officials, Administrative Court, Government Principles

Abstract

The  main  problems  to  be  studied  are:  (1)  how  the legal obedience of administrative officials carry out the verdict of administrative court based on good government principles?; (2)  Is  the  arrangement  about  the  obedience  of  administrative officials already  appropriate with good government principles? The method of study use is the juridical normative method. The Approaching   of   problems   use   statute   approach,   conseptual approach,    and  case  approach.  Research  data  source  is  taken from primary and secondary legal materials. The collected data is qualitatively analyzed by a normative  juridical approach.

The result of this research are : first, the legal obedience of administration officials is to be consistent do the verdict of administrative court in the framework of implementation good good government principles. The obedience based on legal awareness. Legal awareness and legal obedience very needed for law enforcement in Indonesia. Awareness and legal obedience very needed by every person, in the same manner as the purpose of law. The administrative officials as people which have positions needed to be stressed for being obedience the verdict of administrative court based on good government principles and alse as example to other people. Second, based on article 116 Law Number 5 Year 1986 about Administration Court cpuld  be  understood     that   the  arrangement   obedience  the administrative officials not appropriate   with good government principles.

Based on the research result is recommended, that first, the Administration court based on Law Number 5 Year in the essence is good enough. The obedience of administrative officials still less make the verdict of administration court no run well, so needed to make birocration reformation especially to the interpretation of the legal awareness or increasing awareness from government to all administrative officials as formed the respect   existence to the body of government; second, Inobedience   the   administrative   court   to the verdict of administration court could be categorize criminal. Third, for the verdict of administration court be able to be done well by administrative officials, so needed control body, although internal and external, hereby the duty of Obudsman National Commision very importence to give attention to the administrative official to do the verdict of administration court.

References

A. Hamid S.Attamimi, Teori Perundang-Undangan Indonesia, Suatu Sisi Ilmu Pengetahuan Perundang-Undangan yang Menjelaskan dan Menjernihkan Pemahaman, Pidato di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, 25 April 1992

Arief Sidharta, Refleksi Tentang Struktur Ilmu Hukum, Bandung: Mandar Maju

Bayu Dwi Anggono, Perkembangan Pembentukan Undang-Undang Di Indonesia, Jakarta: Konstitusi Press, 2014

C.W. Star Busmann, Hoofdstukken van Burgerlijke Rechtsvordering

Himawan Estu Bagijo, Pengujian Keputusan Tata Usaha Negara Masalah dan Tantangannya, Makalah disampaikan dalam Simposium Nasional diselenggarakan oleh Fak. Hukum UNEJ bekerjasama dengan Asosiasi Pengajar Hukum Acara Mahkamah Konstitusi (APHAMK) dan Hans Seidel Foundation (HSF), di Hotel Equator Surabaya tanggal 8-10 Maret 2013

Hukum di Indonesia, https://id.wikipedia.org diakses pada tanggal 1 Pebruari 2016.

I Dewa Gede Atmadja, Ilmu Negara, (Malang: Setara, 2012), hlm.

Johny Ibrahim, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Malang : Bayumedia, 2006Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Jakarta : Kencana, 2008

Jujun S. Suriasumantri, Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta: Pustaka Sinara Harapan, 2005

Kompas Edisi terbit Sabtu 1 Desember 2012, “Seorang PNS Kalahkan Bupati”, serta Media Metro Siantar, “Toluto Bayar Rp. 10 Juta Setiap Bulan kepada Erty”, Kamis 29 Nopember 2012.

Kuntjoro Purbopranoto, Beberapa Catatan Hukum Tata Pemerintahan dan Peradilan Administrasi Negara, Bandung: Alumni, 1981

L. Neville Brown, cs, French Administrative Law,fourth edition, (Oxford: Clarendon Press, 1993

Lintong O. Siahaan, Prospek PTUN Sebagai Pranata Penyelesaian Sengketa Administrasi di Indonesia (Studi Tentang Keberadaan PTUN Selama Satu Dasawarsa 1991-2001, Jakarta: Percetakan Negara RI, 2005

Olden Bidara, Asas-Asas Umum Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Layk Dalam Teori dan Praktek Pemerintahan, dalam Himpunan Makalah Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB), Penyusun: Paulus Efeendi Lotulung, Bandung: Citra Aditya Bhakti, 1994

Paulus Effendie Lotulung, Eksistensi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Dalam Menunjang Pemerintahan yang Bersih, Kuat dan Berwibawa dalam “Butir-Butir Gagasan Tentang Penyelenggaraan Hukum dan Pemerintahan Yang Layak (Sebuah Tanda Mata Bagi 70 Tahun Prof. Dr. Ateng Syarifudin, S.H.), Bandung: PT. Citra Aditya Baktim 1996

Philipus M. Hadjon, Akta PPAT bukan Keputusan Tata Usaha Negara, Surabaya, Makalah Diskusi Ilmiah oleh Fakultas Hukum UNAIR dan Ikatan Notaris Indonesia Daerah Jawa Timur, Tanggal 1 Juni 1996

Philipus M. Hadjon, et.al, Pengantar Hukum Administrasi Indonesia, Cetakan ketiga, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1994

Rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia Nomo:003/REK/0899.2009/BS.03/III/2012.

Rumusan Pasal 144 UU Nomor 5 Tahun 1986 yakni : “Undang- Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan dan penerapannya diatur dengan Peraturan Pemerintah selambat- lambatnya lima tahun sejak Undang-undang ini diundangkan”.

S.F. Marbun, Eksistensi Asas-Asas Umum Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Layak dalam Menjelmakan Pemerintahan yang Baik dan Bersih di Indonesia, Disertasi, Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjajaran, 2001

Solihati dkk, Kedudukan dan Fungsi Asas-Asas Pemerintahan yang Layak dalam Memutus Sengketa TUN di PTUN, Makalah

Sudikno Mertokusumo, Sejarah Peradilan dan Perundang- Undangannya di Indonesia Sejak 1942 dan Apakah Kemanfaatannya Bagi Kita Bangsa Indonesia, Disertasi, Yogyakarta: Liberty, 1983

Surabaya Post Online, Bupati tolak putusan PTUN, http://www.surabayapost.co.id, diakses tanggal 28 Juni 2015.

Ten Berge, et.al., Bestuuren door de overheid, Zwole, Tjeenk Willing, 1996

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal

Ayat (2) menyatakan: Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara,, dan oleh sebuah Mahkamah Konstitusi.

Undang-Undang No. 17 Tahun 2005 tentang Rencana Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025-Lampiran Bab IV tentang Arah – Tahapab dan Prioritas Pembangunan Jangka Panjang Tahun 2005-2025 –IV.1.2 Mewujudkan Bangsa yang Berdaya Saing –Huruf E Reformasi Hukum dan Birokrasi.

UU No. 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, Pasal 1 Angka 9 :”Keputusan Tata Usaha Negara adalah suatu penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh badan atau pejabat tata usaha negara yang berisi tindakan hukum tata usaha negara yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bersifat konkret, individual, dan final, yan menimbulkan akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata”.

W. Riawan Tjandra ” Peradilan Tata Usaha Negara, Mendorong Terwujudnya Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa, Yogyakarta: Penerbit Universitas Atmajaya Yogyakarta, 2009

W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2002 Mahadi, Falsafah Hukum: Suatu Pengantar, Bandung: Alumni, 2003.

Widodo Ekatjahjana, Negara Hukum, Konstitusi, dan Demokrasi (Dinamika dalam Penyelenggaraan Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia),(Jember: Jember University Press, 2015

www.yomawaperatun.blogspot.com , diakses pada tanggal 1 April 2015.

Downloads

Published

2021-09-21

How to Cite

Kurniawan, B., & Hadi, S. (2021). KEPATUHAN PEJABAT TATA USAHA NEGARA TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA BERDASARKAN ASAS-ASAS PEMERINTAHAN YANG BAIK. Indonesian Journal of Law and Islamic Law, 2(1), 82–129. https://doi.org/10.35719/ijl.v1i2.96

Issue

Section

Articles